Search

Ketum GP Ansor Gowes 91 KM Menuju Karawang: Perjalanan Spiritual dan Silaturahmi Penuh Makna

PORTAL INFOKOM – Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, Addin Jauharuddin, memimpin langsung kegiatan “Gowes Ziarah” dari Jakarta menuju Makam Syekh Quro di Karawang. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Lahir ke-91 GP Ansor yang sarat makna: olahraga, spiritualitas, dan silaturahmi dalam satu tarikan pedal sejauh 91 kilometer.

“Ini hari yang sungguh menyenangkan. Gowes GP Ansor dari Jakarta menuju Karawang rasanya melelahkan, tapi menyenangkan karena selalu dibarengi kebersamaan,” ujar Ketum GP Ansor, Addin Jauharuddin, sesaat setelah tiba di titik finis.

Tidak hanya bersepeda, rombongan juga mengadakan ziarah ke makam Syekh Quro, seorang tokoh penting penyebaran Islam di Jawa Barat, serta menggelar acara Halalbihalal sebagai momen memperkuat ikatan kebangsaan dan keagamaan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo, tokoh-tokoh senior PBNU, Banom NU, KOPRI PB PMII, serta jajaran pengurus GP Ansor dari berbagai wilayah. Kehadiran mereka menambah semarak kegiatan yang mengusung tema #GowesAjaDulu ini.

“91 KM dibayar lunas! Ini bukan hanya soal jarak, tapi tentang semangat dan kebersamaan menjelang puncak Harlah GP Ansor di Banyumas,” tambah Addin.

Salah satu momen menarik terjadi saat rombongan melintas di Kota Bekasi. Mereka disambut hangat oleh Ketua PC GP Ansor Kota Bekasi, Hasan Mumu, Kasatkorcab Banser Arief, dan puluhan kader lainnya di GOR Kota Bekasi. Sapaan hangat dan gelak tawa menyelimuti suasana singkat yang penuh kehangatan.

Tak hanya itu, Ketum Addin juga menyempatkan diri meninjau Markas Komando Banser Kota Bekasi di Bulak Kapal. Kunjungan tersebut menjadi simbol kepedulian pimpinan pusat terhadap infrastruktur organisasi di tingkat daerah.

Perjalanan berlanjut ke Gedung Juang 45 Tambun, lalu menuju Karawang untuk melaksanakan ziarah ke makam Syekh Quro. Perjalanan ini menjadi bentuk napak tilas atas perjuangan Syekh Quro sebagai pelopor dakwah Islam di Tanah Jawa.

Gowes ziarah ini bukan sekadar kegiatan fisik, melainkan juga manifestasi nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kebudayaan. Di tengah dunia yang kian individualistis, GP Ansor menunjukkan bahwa silaturahmi dan spiritualitas bisa tetap dijaga dalam bentuk yang relevan dan membumi.

PORTAL INFOKOM 2026 copyright all right reserved.

Scroll to Top