Search

Gelar Musker, MWCNU Palmerah berdoa untuk kesembuhan David dan turut prihatin terjadinya musibah di Plumpang

PORTAL INFOKOM – Terjadinya bencana dan musibah yang beruntun, membuat seluruh masyarakat menjadi prihatin. Tak terkecuali bagi seluruh jajaran Pengurus Nahdlatul Ulama se – Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat.

Dalam Musyawarah Kerja Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kecamatan Palmerah, Para Pimpinan NU Se – Kecamatan Palmerah turut menyesalkan bahkan mengecam terjadinya tindakan penganiayaan brutal dari Mario Dandy Satriyo (20) kepada Cristalino David Ozora (17).

Para peserta juga turut berduka atas terjadinya kebakaran di Depo Pertamina Plumpang yang menewaskan puluhan warga sekitar akibat dari kebakaran yang terjadi.

Terlebih lagi, pada Februari yang lalu, terjadi dua kali kebakaran di wilayah Kelurahan Palmerah, dimana pada tanggal 19 Februari 2023 terjadi kebakaran di RT. 011/016, selang dua hari kemudian, tepatnya tanggal 21 Februari 2023 kebakaran terjadi di RT. 015/008 juga di Kelurahan Palmerah.

Kejadian musibah yang beruntun, membuat para Peserta Musyawarah turut berduka dan memanjatkan Tahlil dan doa serta lantunan Sholawat berkumandang di arena Musyawarah tersebut.

“Kami berdoa untuk kesembuhan Sahabat David, dan juga turut berduka atas kejadian musibah kebakaran” jelas Ali Murtadho, Ketua MWCNU Palmerah.

Musyawarah Kerja Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kecamatan Palmerah yang diselenggarakan pada tanggal 4-5 Maret 2023 di Wisma DPR RI Kopo Puncak tersebut menghasilkan beberapa rekomendasi diantaranya :

“Warga Nahdliyin di Palmerah pingin punya Lembaga Pendidikan Pondok Pesantren di wilayah Kecamatan Palmerah, karena di Palmerah belum ada Pesantren” kata Ali.

Dalam sambutannya, Camat Palmerah, Joko Mulyono menyampaikan “bibit-bibit Pesantren di wilayah Palmerah sebenarnya sudah banyak berdiri, sehingga perlu peningkatan dan pengembangan agar bibit tersebut tumbuh menjadi Pesantren yang menjadi cita-cita warga Palmerah”

Joko Menambahkan “Pemerintah Kecamatan siap bekerjasama dan berkolaborasi dengan MWCNU untuk mewujudkan pendirian Pesantren yang nantinya dikelola oleh NU”.

Senada dengan Camat, Ketua PCNU Jakarta Barat, KH. Agus Salim menegaskan :
“MWC harus kerja ikhlas dan kerja keras untuk mengumpulkan Amplop iuran Lillaahi Ta’ala, kalo uangnya ada, kerjasama yang baik dengan berbagai pihak, maka harapan mendirikan Pesantren dapat terwujud”.

PORTAL INFOKOM 2026 copyright all right reserved.

Scroll to Top