TEA UI Gandeng 28 Pesantren se-Indonesia, Perkuat Program Bimbel Masuk PTN

PORTAL INFOKOM – Keberhasilan TEA UI meluluskan sekitar 90 persen siswanya ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) mendorong puluhan pesantren di berbagai daerah menjalin kerja sama program bimbingan belajar (bimbel) masuk PTN.

Pada tahun ajaran 2025-2026, sedikitnya 28 pesantren dan sekolah disebut telah bermitra dengan TEA UI untuk menyelenggarakan program pendampingan intensif bagi santri dan siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri.

“Alhamdulillah, pada tahun ajaran 2025-2026 ini, kita dipercaya sekitar 28 pesantren termasuk Pesantren Darul Arqam dan SMA Muhammadiyah serta SMA Cikal Harapan Jonggol untuk melaksanakan bimbel sukses masuk PTN di pesantren dan sekolah tersebut,” ujar General Manager TEA UI, H. Abdul Rohman, di sela-sela rapat kerja (Raker) TEA UI di Sentul, Jumat-Sabtu, 8-9 Mei 2026.

Menurut Abdul Rohman, sebagian besar pesantren yang mengikuti program tersebut memperoleh dukungan pembiayaan melalui program beasiswa santri dari Badan Amil Zakat Nasional atau Baznas.

“Namun ada juga beberapa pesantren yang membiayai bimbel tersebut secara mandiri seperti Pesantren Sahid Pamijahan Bogor, Pesantren Cendekia Amanah Depok dan lain-lain,” kata Abdul Rohman yang juga pernah menjabat Ketua Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Depok.

Fokus Pengembangan Sistem CBT

Dalam agenda rapat kerja tersebut, Founder TEA UI, Alfanny, menyoroti pentingnya pengembangan sistem Computer Based Test (CBT) untuk mendukung pelaksanaan try out berbasis digital.

Menurutnya, penggunaan sistem CBT masih belum banyak diterapkan oleh lembaga bimbingan belajar di Indonesia.

“Belum banyak bimbel yang menggunakan website CBT untuk try out-nya, bahkan masih ada yang pakai kertas atau pencil test,” ujar Alfanny yang juga pernah menjadi Wakil Ketua GP Ansor DKI Jakarta.

Pengembangan sistem digital tersebut dinilai penting untuk menyesuaikan pola seleksi masuk perguruan tinggi yang kini mayoritas telah menggunakan metode ujian berbasis komputer.

Dorong Pesantren Lebih Kompetitif

Melalui perluasan kerja sama dengan pesantren, TEA UI berharap jumlah santri yang berhasil lolos ke PTN terus meningkat pada tahun ajaran mendatang.

Alfanny menilai keberhasilan pesantren mengantarkan santrinya ke perguruan tinggi negeri dapat memperkuat daya saing lembaga pendidikan berbasis pesantren di tengah masyarakat.

“Keberhasilan pesantren meluluskan santrinya masuk PTN akan membuat pesantren tetap relevan dan diminati masyarakat serta mengikis isu negatif yang kerap menimpa pesantren,” tutupnya.

+ There are no comments

Add yours