Search

Roxx: Legenda Heavy Metal Indonesia yang Tak Pernah Padam Sejak 1987

PORTAL INFOKOM – Dalam sejarah musik Indonesia, nama Roxx tercatat sebagai pelopor pergerakan musik heavy metal dan underground yang telah menginspirasi banyak musisi lintas generasi. Didirikan pada 1 April 1987 di Jakarta, band ini telah melewati berbagai fase, formasi, hingga tragedi, namun tetap eksis dan produktif hingga hari ini.

Perjalanan Roxx dimulai sejak 1981 dengan nama Skull, yang digawangi oleh Trison Manurung dan Arry Yanuar. Formasi awalnya juga melibatkan Iwan Achtandi, Tony Monot, dan Wijaya Jaya. Mengusung lagu-lagu Iron Maiden, band ini tampil di pentas seni sekolah dan acara kecil. Pada 1985, mereka sempat mengganti nama menjadi Navy Punk, hingga akhirnya sepakat mengubah nama menjadi Roxx pada 1987.

Roxx mulai dikenal publik setelah menjadi runner-up di Festival Rock ke-5 Log Zhelebour tahun 1989. Momen ini menjadi batu loncatan menuju debut album “Roxx” (1992), yang dikenal sebagai Black Album. Lagu-lagu seperti “5 Cm”, “Price”, “Gontai”, dan “Rock Bergema” menjadi hits, bahkan “Rock Bergema” masuk dalam daftar 150 Lagu Indonesia Terbaik versi Rolling Stone Indonesia. Album ini dirilis secara internasional oleh Polygram International, menjadikan Roxx salah satu band metal Indonesia pertama yang go international.

Roxx terus berproduksi dengan album NoL (1995), yang menampilkan hits seperti “Air Mata Hewan” dan “Putri Matahari”. Namun, dinamika internal membuat beberapa personel keluar masuk. Tragedi meninggalnya drummer sekaligus pendiri Arry Yanuar pada 1999 membuat band ini sempat vakum.

Trison kembali ke Roxx di tahun 2004 dan merilis album Bergema Lagi. Pada 2008, mereka meluncurkan mini album Retake yang menjadi nostalgia bagi penggemar lama. Album Jauh dari Tuhan (2012) menjadi pembuktian bahwa Roxx masih tajam dengan aransemen metal yang kuat.

Memasuki tiga dekade perjalanan, Roxx merilis album 30th Anthem pada tahun 2017. Album ini menyajikan 4 lagu baru dan 4 lagu lama yang diaransemen ulang, dan dirilis dalam format kaset, CD, serta bonus DVD klip lagu “Rock Bergema” dan “Black Status”.

Pada 2022, album debut Roxx dirilis ulang dalam format CD dan kaset pita oleh label Total Metal Music dan kamarmusik.id, menandai 30 tahun usia album Black Album yang melegenda itu.

Hingga kini, Roxx tetap aktif dan solid dengan formasi terbaru yang terdiri dari:

  • Trison Manurung (vokal),
  • Tony Agusbekti (bass),
  • Didi Danardono (Dd Crow) (gitar),
  • Rully Worotikan (gitar ritme),
  • Adhytia Perkasa (drum).

Pada 2023, Roxx merilis single digital berjudul “Jangan Lawan”, yang mempertegas eksistensi mereka di tengah dinamika industri musik Indonesia.

Roxx bukan hanya band metal biasa. Mereka adalah ikon pergerakan musik metal di Indonesia, yang telah mewarnai perjalanan musik tanah air selama lebih dari tiga dekade. Dengan semangat yang tak pernah luntur, Roxx membuktikan bahwa metal tetap hidup, menggema, dan membara di hati para penggemarnya.

PORTAL INFOKOM 2026 copyright all right reserved.

Scroll to Top