Search

Ansor Jakarta Utara Gelar Nobar Film Lyora – Merangkul Para Pejuang Garis Dua dan Menumbuhkan Harapan

Jakarta Utara, 8 Agustus 2025– Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Jakarta Utara mengadakan Nonton Bareng (Nobar) Film Lyora sebagai bentuk dukungan moral dan edukasi kepada masyarakat tentang isu infertilitas, sekaligus mendorong lahirnya empati sosial.

Kegiatan ini diinisiasi Pimpinan Pusat GP Ansor perintah untuk dilaksanakan oleh pimpinan cabang dan dihadiri anggota Ansor, Banser, serta warga dari berbagai lapisan masyarakat Jakarta Utara

Film Lyora hadir sebagai karya yang merangkul erat para pejuang garis dua – sebutan bagi pasangan yang sedang berjuang memperoleh keturunan. Dalam cerita yang menyentuh hati, Lyora menyampaikan sejumlah pesan penting:

Infertilitas bukan aib, melainkan penyakit. Karena penyakit dapat diupayakan solusinya, maka perlu mencari perawatan dan dukungan medis.
Pejuang garis dua tidak sendirian. WHO mencatat 1 dari 6 orang di dunia mengalami masalah infertilitas.
Infertilitas tidak hanya dialami perempuan. Laki-laki juga dapat mengalaminya, sehingga stigma dan penghakiman kepada perempuan mandul harus dihentikan. Kasusnya merata, baik di kota maupun desa, dan dialami semua lapisan ekonomi.
Perlu dukungan kebijakan publik. Pemerintah diharapkan memberi perhatian lebih, seperti menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan reproduksi melalui BPJS.
Selalu ada harapan. Setiap perjuangan layak diiringi keyakinan dan doa bahwa jalan keluar akan ditemukan.
“Melalui nobar ini, kami tidak hanya mengajak masyarakat menikmati film, tetapi juga memahami bahwa infertilitas adalah isu kemanusiaan yang membutuhkan empati dan dukungan bersama,” ujar Muh Sufyan Hadi, panitia penyelenggara.
Acara ini diawali dengan sambutan pengurus Ansor Jakarta Utara, dilanjutkan pemutaran film, dan diakhiri diskusi interaktif. Para peserta berbagi pengalaman, sudut pandang, dan harapan agar isu ini lebih terbuka dibicarakan di ruang publik tanpa stigma.
Ansor Jakarta Utara berharap kegiatan ini menjadi titik awal lahirnya kesadaran kolektif untuk mendukung pejuang garis dua, menghapus diskriminasi, dan mendorong kebijakan yang berpihak pada kesehatan reproduksi rakyat Indonesia.

PORTAL INFOKOM 2026 copyright all right reserved.

Scroll to Top