PORTAL INFOKOM – Sebanyak 533 personel Banser Satkorwil DKI Jakarta di bawah Komando Komandan Adin MY Widayanto, atau yang akrab disapa Ndan Tommy, dikerahkan untuk pengamanan sekitar dan dalam gedung stadion Gelora Bung Karno (GBK) dalam rangka peringatan Hari Lahir Ke-78 Muslimat Nahdlatul Ulama (NU). Acara tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh, termasuk Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf.

Dalam sambutannya, KH Yahya Cholil Staquf menekankan peran penting perempuan dalam membangun negara yang kuat. Ia meminta kader Muslimat NU terus berjuang untuk kejayaan bangsa dan negara, serta ketahanan keluarga. Harlah Ke-78 Muslimat NU bertemakan “Membangun Ketahanan Keluarga untuk Menguatkan Ketahanan Nasional.”

Presiden Joko Widodo mengapresiasi peran Muslimat NU dalam menjaga persatuan dan merawat Pancasila. Ia juga menyampaikan rasa syukur karena Indonesia berhasil mengatasi tantangan, termasuk dampak pandemi COVID-19. Presiden mengajak semua hadirin untuk bersyukur dan menyoroti pencapaian ekonomi Indonesia yang termasuk lima terbaik dunia.
Pada perayaan Harlah Ke-78 Muslimat NU, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan deklarasi untuk menurunkan angka tengkes (stunting) di Indonesia. Para kader Muslimat NU dijanjikan akan berkontribusi dalam upaya pencegahan tengkes dengan melibatkan ibu asuh.

Pemerintah menargetkan menurunkan angka tengkes menjadi 14 persen pada tahun 2024. Muslimat NU berkomitmen untuk aktif mengembangkan jejaring dan bekerja sama dengan pemerintah untuk mencapai tujuan tersebut. Presiden Joko Widodo mengapresiasi kontribusi Muslimat NU dalam menjaga NKRI dan merawat nilai-nilai kebangsaan.
B.C


+ There are no comments
Add yours