Search

Tiga Karakter Banser yang Harus dipahami agar Tercipta Satu Komando

PORTAL INFOKOM – Banser itu memiliki karakteristiknya atau ciri kepribadian yang melekat pada personel Banser. Hal ini menjadi penting dan dipahami untuk menjadi landasan melaksanakan Prinsip Satu Komando.

KASATKORNAS BANSER (Hasan Basri Sagala)

Satuan Koordinasi Wilayah (Satkorwil) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) DKI Jakarta menggelar Pendidikan dan Latihan Khusus Gabungan (Diklatsusgab) Corps Provost Banser (CPB), Banser Lalu Lintas (Balantas) dan Banser Protokoler (Bakoler) bertempat di Pondok Pesantren Ulul Ilmi Munjul, Cipayung Jakarta Timur pada Jumat-Ahad (24-26/2/2023).

Komandan Tomy (Kasatkorwil DKI Jakarta)

Sebanyak 89 personel Banser dari DKI Jakarta dan sekitarnya juga dari Bali mengikuti Diklatsus yang bertujuan untuk menciptakan kader profesional di setiap satuan khusus. Diklatsusgab dihadiri juga oleh Kepala Satuan Khusus Nasional (Kasatsusnas) Balantas Abdul Hafidz, Kasatsusnas Protoker Tamin, dan Kasatsusnas Provost Imam Khusnin Ahmad (melalui daring).

“Tiga Karakteristik Banser, Pertama Kader Banser itu adalah Kader Inti GP Ansor yang bercirikan sebagai Penggerak, dimana ada kader Ansor atau pengurus Ansor yang tidak bergerak hampir dipastikan Banser nya tidak ada. Karena yang menggerakan kegiatan adalah Banser sebagai kader Inti. Ciri yang Kedua, Banser sebagai Pengaman kegiatan Keluarga Besar Nahdlatul Ulama. Dan ciri ketiga Banser sebagai Pengayom dengan melindungi, membina dan membimbing”

Baca juga : Provost Tindak Indisipliner Personel Banser

“Terakhir adalah sebagai perekat, pemersatu, penyambung, penjalin. intinya Kader Banser tidak boleh sebagai pemecah belah. provokator, menggunting dalam lipatan dan menikung dalam tikungan dalam kehidupan berorganisasi” Ujar Kepala Satuan Koordinasi Nasional (Kasatkornas) Banser Hasan Basri Sagala menyampaikan arahan dihadapan peserta Diklatsusgab Sabtu (25/2/2023).

“Mustahil kita bisa memahami, menciptakan dan melaksanakan Solid Satu Komando kalau tidak paham betul karakteristik Banser” Tambahnya

“Karakter yang kedua adalah Banser harus memiliki sifat disiplin, dedikasi (loyalitas), ketahanan fisik, mental kuat dan daya juang. Terlebih dengan kondisi saat ini penuh perundungan (difitnah/dikafirkan) oleh orang lain, kalau bukan dengan daya juang yang kuat, saya yakin kita akan mundur. Tetapi dengan kita semangat, mempunyai daya juang. Apapun halangannya harus dihadapi karena menjadi kader banser harus mempunyai mental dan daya juang yang kuat”

“Ini harus ditanamkan, ditancapkan kepada seluruh personel Banser dimanapun, situasi apa pun dan kapan pun,” Pesannya penuh semangat.

Karakter yang ketiga Banser adalah religius, harus memiliki pemahaman agama yang kuat dengan motivasi aktif dan berkhidmah di Ansor adalah untuk Islam Ahlus Sunnah wal Jamaah.

“Kalau bukan karena kita mengharapkan agama, mengharapkan dengan dilandasi agama mustahil kita bisa bertahan. Maka dari itu karekter Banser harus dan haqqul yakin secara fiqh, akhaq dan aqidah sudah sesuai secara (tuntunan) agama religius”

Ciri yang lainnya adalah Banser harus menjadi pengamal dan penegak/istiqomah menjalankan ajaran Islam ala Ahlus Sunnah wal Jamaah. Terakhir, Banser menjadi kader Bangsa yang senantiasa menjaga dan menpertahankan keutuhan Bangsa.

Dalam sesi lainnya, Kepala Asisten Administrasi dan Personalia (Asminpers) Banser Nasional, Abdul Mupid menekankan pentingnya peran dan kemampuan Satuan Khusus dalam rangka pengembangan organisasi (Banser).

“Balantas, Fungsi dan tugas balantas itu bagaimana dan harus bekerja sama dengan siapa, Satuan Provost, apa yang sahabat lakukan setelah menjadi Provost. Dan Protokloler, apa yang sahabat lakukan dalam menjalani keprotokolerannya?” Tanyanya dihadapan peserta Diklatsusgab.

Dalam sistematika administrasi, satuan khusus tidak bisa membuat surat- menyurat sendiri termasuk stempel dan satuan khusus hanya terdapat di tingkat struktur cabang. Hal ini dilakukan untuk menata sistem administrasi dan personalia agar tertib satu komando.

Diklatsus gabungan sendiri ditutup secara resmi hari Minggu (26/2) dipimpin oleh Kasatkorwil Banser Provinsi DKI Jakarta Adin MY Widayanto dihadiri oleh jajaran satkorwil dan undangan.
ARDI

PORTAL INFOKOM 2026 copyright all right reserved.

Scroll to Top