Buka Puasa Bersama di Gereja Santa Maria Imakulata: Membangun Inpirasi Persaudaraan dan Kerjasama dalam Bingkai Kebangsaan

PORTAL INFOKOM – Gereja Katolik Santa Maria Imakulata (SMI) Kalideres Jakarta Barat selenggarakan Buka Puasa Bersama, Selasa (2/4) dihadiri oleh Romo Antonius Rajabana Pastor Paroki SMI, KH. Agus Salim Ketua PCNU Jakarta Barat, Tan Agus Wihara Sadhapalla Bojong, Nila dan Arief Matakin – Konghucu Jakarta Barat, Jose George Seksi HAAK Gereja Kristoforus Grogol, Victor Seksi HAAK Gereja Santo Thomas Rasul Bojong, Nur Zaman Sidiq Kasatkorcab Banser Jakarta Barat dan anggota Ansor-Banser.

Acara dimulai pukul 17:00 WIB diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dipimpin dirigen Maria Suharti. Dalam sambutannya Romo Antonius Rajabana menekankan arti pentingnya inspirasi persaudaraan untuk memajukan masyarakat bersama-sama.

“Sebagai anak-anak bangsa diharapkan dapat memberikan inspirasi bersaudaraan dan bekerjasama dalam memajukan masyarakat bersama-sama. Semoga dengan silaturahmi semacam ini (Buka Puasa Bersama) persaudaraan dan kekeluargaan semakin tereratkan” Ujar Romo Antonius Rajabana

KH. Agus Salim juga mengingatkan kembali kepada anggota Banser agar tidak ragu dalam tugas penjagaan gereja. Menurutnya, hal tersebut telah difatwakan oleh Gus Dur bahwa yang dijaga itu adalah sesama anak bangsa yang sedang ibadah.

“itu sebabnya NU membiarkan kepada Banser untuk menjaga tempat ibadah agama lain karena didalamya ada anak bangsa, putra Indonesia yang sedang ibadah” Kata Gus Salim

Hal ini diperkuat oleh kesaksian Yohannes Rudi yang mengidolakan Gus Dur sebagai pohon besar sebagai tempat berteduh dan berlindung kaum minoritas.

“Ini pula yang menjadikan saya begitu respek, karena mereka (Ansor-Banser) selalu memegang teguh amanah Gus Dur sampai saat ini”. Ujar Pak Rudi saat dikonfirmasi oleh Portalinfokom.

“NU, Ansor – Banser sudah saya anggap saudara tua saya yang tetap kokoh dan semangat menjaga persatuan di NKRI, dari pergaulan selama sembilan tahun bersama Ansor -Banser inilah saya mengenal arti persaudaraan”. Tambahnya

Acara ditutup dengan santap menu berbuka (takjil) kemudian sholat maghrib berjamaah di ruangan yang telah disediakan.
ardi | B.C

+ There are no comments

Add yours