Kebakaran di Kramat Pulo Dalam 2 Hanguskan 52 Bangunan, 340 Jiwa Terdampak

PORTAL INFOKOM — Kebakaran melanda permukiman warga di Jalan Kramat Pulo Dalam 2, RT 014/RW 05, Kelurahan Kramat, Jakarta Pusat, Kamis (8/10/2026). Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 18.20 WIB tersebut mengakibatkan 52 bangunan terbakar dan berdampak pada 114 kepala keluarga (KK) atau sebanyak 340 jiwa.

Berdasarkan data sementara di lokasi, warga terdampak terdiri atas 178 laki-laki dan 162 perempuan. Di antara mereka terdapat 25 lansia, 25 balita, 70 anak usia sekolah, empat penyandang disabilitas, serta dua ibu hamil.

Kebakaran diduga disebabkan korsleting listrik. Petugas mulai melakukan penanganan sekitar pukul 18.35 WIB dan proses penanganan dinyatakan selesai pada pukul 00.30 WIB.

Di tengah upaya penanganan pascakebakaran, Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Jakarta Pusat turut membantu penyaluran bantuan bagi warga terdampak. Wakil Kepala Satuan Khusus Nasional (Wakasatsusnas) Balakar, Komandan Sutardo, bersama sejumlah personel Banser Jakarta Pusat terlibat dalam kegiatan bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan warga yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat kebakaran.

Berdasarkan dokumentasi kegiatan, personel Banser bersama pihak lain terlihat membantu mengangkut dan menurunkan bantuan logistik dari kendaraan untuk disalurkan kepada warga terdampak. Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari upaya membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat dalam masa tanggap darurat.

Adapun kebutuhan mendesak warga meliputi obat-obatan, pakaian dalam, popok anak dan dewasa, paket perlengkapan keluarga (family kit), selimut, sandal, air mineral, makanan siap saji, terpal, serta kasur lipat. Seragam dan perlengkapan sekolah juga dibutuhkan untuk mendukung anak-anak yang terdampak agar dapat kembali menjalani aktivitas pendidikan.

Kehadiran Banser bersama unsur terkait diharapkan dapat membantu meringankan beban warga sekaligus mendukung proses pemulihan awal pascakebakaran.

Pendataan korban dan pemenuhan kebutuhan bantuan menjadi bagian penting dalam penanganan bencana, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, balita, penyandang disabilitas, dan ibu hamil.

Hingga berita ini disusun, data jumlah bangunan terdampak dan warga yang membutuhkan bantuan mengacu pada pendataan di lokasi kejadian.

+ There are no comments

Add yours