Search

Kemenpora Gandeng Ansor DKI Selenggarakan Seminar Kepemimpinan Pemuda Dalam Rumah Tangga

(portalinfokom.com – Jakarta). Kementerian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora) gandeng PW GP. Ansor DKI Jakarta dan Satkorwil Banser DKI Jakarta dalam sebuah acara seminar. Di mulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 15.30 WIB, gelaran seminar mengusung tema “Kepemimpinan Pemuda Dalam Rumah Tangga” yang di selenggarakan di hotel Shalva jalan Kebon Kacang Raya No.33 Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kamis (22/09/2022).

Di bagi menjadi dua (2) sesi, ketua tanfidziah MWC NU kecamatan Palmerah ustadz Ali Murtado dan pengurus PW GP. Ansor DKI Jakarta Redim Okto Fudin menjadi nara sumber pada sesi pertama.

Dalam paparannya, ustadz Ali Murtado memberikan pemahaman bahwa visi dalam ber-keluarga merupakan ‘alat’ mencapai surga dan untuk mencapai visi tersebut perlu di jalankan misi.

Mengutip surat Ar-Rum ayat 21 dalam Al-Qur’an, ustadz Ali mengatakan, “Supaya dalam keluarga ada sakinah, maka harus ada mawaddah dan rohmah. Sakinah merupakan institusi, sedangkan mawaddah dan rohmah adalah pirantinya”, terangnya.

Lebih lanjut ustadz Ali menjelaskan, “Sakinah merupakan ketenangan, harmonis, nyaman (kenyamanan : red) dalam rumah tangga dan merupakan ‘institusi’ yang perlu sama-sama di upayakan pasangan suami istri. Maka untuk mencapai sakinah, seseorang di sunnahkan menikah dengan sesorang yang di cintai agar bisa meraih mawaddah wa rohmah sebagai piranti dari Allah SWT”, tutur ustadz Ali sebelum acara berlanjut pada diskusi ringan yang di pimpin Redim Okto Fudin.

Memasuki sesi kedua setelah break makan siang, Plt. Staf Deputi 2 Kemenpora Mustadin dan pengurus PW GP. Ansor DKI Jakarta Don Gusto Rao menjadi nara sumber. Dalam paparan awal, Mustadim menjelaskan alasan Kemenpora menyelenggarakan seminar tersebut menjawab pertanyaan-pertanyaan yang ditujukan kepada pihak kemenpora.

“Deputi kami, Dr. Asrorun Ni’am Sholeh menginisiasi acara ini berangkat dari banyaknya persoalan yang terjadi di lingkungan para pemuda yang coba kami identifikasi. Selama ini kita menitik beratkan pada pengembangan (kapasitas) kepemimpinan pemuda hanya pada dua domain : kepemimpinan individual dan kepemimpinan publik”, papar Mustadin.

“Kemudian ada persoalan yang mengemuka yakni tingkat perceraian yang semakin hari semakin tinggi, persoalan peelantaran anak yang terus meningkat sehingga dari hasil identifikasi sampai pada satu kesimpulan bahwa seorang pemuda tidak hanya harus sukses ‘tampil’ di publik tapi juga harus sukses di dalam memimpin keluarganya”.

“Jangan-jangan banyak para pemuda sukses di ranah publik, namun gagal membina keluarga. Jangan-jangan para pemuda banyak meraih berprestasi, namun rumah tangganya berantakan. Padahal kesuksesan dan prestasi mendasar adalah kesuksesan dan prestasi dalam membina keluarga dan ini yang akan membentuk karakter yang sesungguhnya. Inilah kemudian yang menjadi program prioritas kemenpora saat ini”.
(Bayu/Subhan)

PORTAL INFOKOM 2026 copyright all right reserved.

Scroll to Top