PORTAL INFOKOM — Kobaran api menghanguskan permukiman warga di Kampung Muka, RT 09/RW 04, Kelurahan Ancol, Jakarta, Minggu (27/9/2026) pagi. Sedikitnya 110 kepala keluarga (KK) atau sekitar 380 jiwa terdampak, sementara puluhan rumah dan pintu kontrakan dilaporkan dilalap si jago merah.
Kebakaran dilaporkan mulai terjadi sekitar pukul 08.30 WIB di kawasan RT 09/RW 04 Blok D. Berdasarkan laporan sementara, api diduga berasal dari sebuah kamar kontrakan di lantai atas rumah milik Sumadi (60) yang ditempati Agus.
Korsleting listrik diduga menjadi pemicu kebakaran. Api dengan cepat membesar dan merembet ke bangunan di sekitarnya yang berada di kawasan permukiman padat.

Sebanyak 18 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan kobaran api. Setelah berjibaku selama hampir dua jam, petugas akhirnya berhasil memadamkan api sekitar pukul 10.15 WIB.
Laporan sementara mencatat 20 rumah terdampak dengan 95 pintu kontrakan. Sebanyak 110 KK atau 380 jiwa harus menghadapi dampak kebakaran tersebut. Dua orang juga dilaporkan mengalami luka-luka.
Warga yang terdampak kini mengungsi di Madrasah At Taubah, RT 09/RW 04 Blok D, Kelurahan Ancol. Kebutuhan mendesak bagi para pengungsi antara lain bahan kebutuhan pokok atau natura serta tenda pengungsian.
NU, Ansor dan Banser Turun ke Lokasi
Di tengah situasi darurat, sejumlah elemen masyarakat langsung bergerak membantu para korban. Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (NU) bersama jajaran Ansor dan Banser mendatangi lokasi kebakaran dan mendirikan posko kemanusiaan.
Kasatkorwil Banser DKI Jakarta, Komandan Adin My Widayanto (Tomy), turut terjun langsung ke lokasi bersama sejumlah jajaran Satkornas. Bantuan logistik berupa biskuit dan air mineral disalurkan kepada warga yang terdampak.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan respons cepat untuk membantu warga yang sedang menghadapi musibah,” demikian respons kemanusiaan yang dilakukan jajaran NU, Ansor dan Banser di lokasi.
Selain Banser, penanganan kebakaran melibatkan berbagai unsur, di antaranya PMI dengan dua unit ambulans, BPBD, PPSU, Babinsa, Bhabinkamtibmas, FKDM, serta aparatur Kelurahan Ancol.
Sebanyak 25 personel PPSU, dua Babinsa, dua Bhabinkamtibmas, tiga personel FKDM Kelurahan, satu personel FKDM Kecamatan, serta jajaran RT, RW dan LMK turut mendukung penanganan di lapangan.

Kini, setelah api berhasil dipadamkan, perhatian beralih pada penanganan warga terdampak. Mereka membutuhkan tempat berlindung serta bantuan kebutuhan dasar untuk menjalani masa pengungsian setelah kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran.
Sumber data: Pengurus Blok D RT 009/RW 04, Kelurahan Ancol.


+ There are no comments
Add yours