PORTAL INFOKOM — Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Addin Jauharudin, memimpin langsung Aksi Kemanusiaan Nasional di wilayah perbatasan Kepulauan Riau (Kepri), Kamis (29/10/2026). Kegiatan yang diinisiasi Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Kepulauan Riau tersebut menjadi wujud komitmen organisasi dalam membantu masyarakat terdampak bencana sekaligus memperkuat ketahanan sosial di kawasan pesisir dan pulau-pulau terluar Indonesia.
Dalam sambutannya, Addin menegaskan bahwa kehadiran Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan penjagaan ideologi bangsa, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga, khususnya masyarakat yang tinggal di wilayah perbatasan.
“Daerah perbatasan adalah halaman depan Indonesia. Kehadiran Ansor di Kepulauan Riau hari ini membawa pesan kuat bahwa solidaritas dan kerja kemanusiaan tidak boleh terpusat di Jawa saja. Kita harus memastikan masyarakat di pulau terluar merasakan kehadiran negara dan keberadaan kader Ansor yang selalu siap membantu,” ujar Addin.
Menurutnya, tantangan kebencanaan di Indonesia membutuhkan keterlibatan berbagai elemen masyarakat. Negara, kata Addin, tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan dan kepedulian warga dalam menghadapi berbagai situasi darurat.
Ia mencontohkan keterlibatan kader Ansor dan Banser dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai daerah. Para kader turun langsung ke lapangan, bekerja bersama aparat untuk memadamkan api, menyelamatkan ekosistem, serta melindungi masyarakat dari dampak bencana.
“Di tengah situasi krisis ini, negara tidak boleh berjalan sendirian tanpa ditopang oleh kepedulian warganya. Kader Ansor dan Banser di berbagai penjuru tanah air telah membuktikan komitmen itu dengan turun langsung ke lapangan, bekerja tanpa lelah bahu-membahu bersama aparat dalam memadamkan kebakaran hutan dan lahan demi menyelamatkan ekosistem serta napas rakyat,” tegasnya.
Addin menambahkan, pelaksanaan Aksi Kemanusiaan Nasional di Kepulauan Riau merupakan kelanjutan dari komitmen GP Ansor untuk hadir dalam berbagai kerja kemanusiaan, mulai dari penanganan bencana di kawasan hutan hingga penguatan solidaritas masyarakat di wilayah perbatasan laut.
“Kehadiran kita di Kepulauan Riau hari ini adalah kelanjutan dari napas perjuangan tersebut, menegaskan bahwa dari ujung pemadam kebakaran di belantara hutan hingga batas perbatasan laut terluar, Ansor akan selalu siap pasang badan menjadi benteng kemanusiaan dan mitra strategis negara,” lanjutnya.
Pemprov Kepri Apresiasi Kehadiran Ansor
Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, mengapresiasi pelaksanaan Aksi Kemanusiaan Nasional yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum PP GP Ansor tersebut.
Ia menilai keterlibatan GP Ansor di wilayah perbatasan dapat memberikan dorongan moral bagi masyarakat pesisir sekaligus memperkuat ketahanan sosial. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan organisasi kepemudaan menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas sosial serta kedaulatan wilayah perbatasan.
“Pemda Kepulauan Riau menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada PP GP Ansor di bawah kepemimpinan Mas Ketum Addin Jauharudin. Kehadiran Ansor hingga ke batas perbatasan laut kita ini sangat menguatkan moral warga pesisir. Sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan organisasi kepemudaan seperti Ansor inilah yang menjadi kunci utama menjaga ketahanan sosial serta kedaulatan di wilayah perbatasan,” ungkap Nyanyang.
Apresiasi tersebut sekaligus menegaskan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam membangun masyarakat yang tangguh menghadapi bencana dan berbagai tantangan sosial, terutama di daerah pesisir dan pulau-pulau terluar.
Kepri Jadi Titik Pertama Aksi Kemanusiaan Nasional
Ketua PW GP Ansor Kepulauan Riau, Sumarno Gareng, menyampaikan bahwa Kepulauan Riau menjadi daerah pertama yang dikunjungi dalam rangkaian Aksi Kemanusiaan Nasional GP Ansor.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda organisasi, tetapi juga berkembang menjadi gerakan sosial berkelanjutan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, Kepri menjadi titik pertama yang dikunjungi. Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi kami, khususnya pemuda Ansor di Batam, untuk terus saling membantu dan melaksanakan kegiatan sosial bersama-sama,” ujar Sumarno.
Menurutnya, momentum tersebut menjadi kesempatan bagi kader Ansor di daerah untuk memperkuat kepedulian sosial dan membangun kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat.
Salurkan Sembako hingga Sediakan Akses Air Bersih
Dalam pelaksanaannya, Aksi Kemanusiaan Nasional di Kepulauan Riau diisi dengan sejumlah kegiatan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Rangkaian kegiatan meliputi penyaluran paket sembako bagi keluarga prasejahtera dan warga terdampak bencana, pemberian bantuan pompa air, serta upaya penyediaan akses air bersih bagi masyarakat yang membutuhkan.
Selain bantuan kebutuhan dasar, GP Ansor bersama masyarakat juga melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan pantai. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan pesisir sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif terhadap pentingnya pelestarian lingkungan.
Rangkaian aksi kemanusiaan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Ratusan warga mengikuti kegiatan yang turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kepulauan Riau, pengurus dan kader GP Ansor-Banser, serta sejumlah badan otonom Nahdlatul Ulama (NU), yakni Muslimat NU, Fatayat NU, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU).
Melalui Aksi Kemanusiaan Nasional ini, GP Ansor menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jangkauan pengabdian kepada masyarakat, termasuk di wilayah perbatasan yang memiliki tantangan geografis dan sosial tersendiri.
Kehadiran kader Ansor dan Banser di Kepulauan Riau diharapkan tidak hanya memberikan bantuan langsung, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong, solidaritas sosial, dan ketahanan masyarakat pesisir dalam menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang.
Sumber: NU Online


+ There are no comments
Add yours