Ansor-Banser Salurkan 33 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Jateng

Warga di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang dan Blora mengalami kesulitan mendapatkan air bersih setelah sumber mata air mengering akibat kemarau berkepanjangan.

PORTAL INFOKOM — Kekeringan akibat musim kemarau berkepanjangan mulai berdampak pada akses air bersih warga di sejumlah wilayah Jawa Tengah. Merespons kondisi tersebut, Ansor-Banser bersama Satuan Khusus Banser Tanggap Bencana (BAGANA) bergerak menyalurkan bantuan air bersih secara langsung kepada warga terdampak di Kabupaten Semarang dan Kabupaten Blora.

Di Kabupaten Semarang, penyaluran air bersih dilakukan pada Selasa, 22 September 2026. Bantuan menyasar warga di Dusun Geyongan, Desa Kandangan, serta Desa Lemah Ireng, Kecamatan Bawen.

Sebanyak 28 ribu liter air bersih didistribusikan dalam kegiatan tersebut. Rinciannya, 21 ribu liter disalurkan kepada warga Dusun Geyongan, Desa Kandangan, sedangkan 7 ribu liter lainnya diberikan kepada warga Desa Lemah Ireng.

Kegiatan berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 20.00 WIB. Personel yang terlibat berasal dari BAGANA, Ansor-Banser, serta MLU Kabupaten Semarang.

Penyaluran dilakukan setelah warga mengalami kesulitan memperoleh air bersih. Kondisi tersebut dipicu kemarau berkepanjangan yang menyebabkan sejumlah sumber mata air di wilayah tersebut mengering.

“Penyaluran air bersih ini dilakukan untuk membantu warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air akibat sumber mata air yang mengering selama musim kemarau.”

5 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke Blora

Aksi serupa dilakukan Ansor-Banser di Kabupaten Blora pada Rabu, 23 September 2026.

Sebanyak 5 ribu liter air bersih disalurkan kepada warga di Dukuh Mbabatan, Desa Kalen, Kecamatan Kedungtuban. Bantuan tersebut ditujukan kepada sekitar 115 kepala keluarga atau 380 jiwa yang terdampak kekurangan air bersih.

Kegiatan melibatkan sejumlah unsur, yakni NU Blora, Ansor Blora, Banser Blora, Satuan Khusus BAGANA Blora, serta Ansor-Banser Kecamatan Kedungtuban.

Air bersih didistribusikan langsung kepada warga sebagai bentuk respons kemanusiaan terhadap dampak kekeringan yang terjadi di wilayah tersebut.

“Kami bergotong royong untuk membantu warga yang terdampak kekeringan dan mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.”

Total 33 Ribu Liter Air Bersih

Jika digabungkan, kegiatan sosial di Kabupaten Semarang dan Blora tersebut telah menyalurkan sedikitnya 33 ribu liter air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan.

Penyaluran dilakukan dengan mengerahkan relawan dan personel organisasi di tingkat kabupaten hingga kecamatan. Selain membantu memenuhi kebutuhan dasar warga, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk respons komunitas terhadap dampak musim kemarau.

BAGANA menyatakan kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari kepedulian kemanusiaan kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan.

+ There are no comments

Add yours